Showing posts with label Perusahaan. Show all posts
Showing posts with label Perusahaan. Show all posts

Membuat Iklan Kreatif


Untuk memperkenalkan produk/jasa biasanya perusahaan melakukan kegiatan kampanye periklanan. Usaha ini memang memiliki pengaruh yang kuat dalam meningkatkan penjualan. Media periklanan merupakan senjata untuk menanamkan image dibenak calon konsumen tentang suatu produk/jasa.

Bukan berarti dengan asal membayar iklan akan terwujud pencapaian penjualan. Tidak dipungkiri bahwa iklan yang mudah dipahami oleh khalayak justru mendapat hati. Pengemasan iklan yang menarik mampu mendorong atau mengubah persepsi konsumen. 

Bagi perusahaan besar, kegiatan promosi periklanan diserahkan kepada biro iklan / advertising agency. Dan lihatlah iklan-iklan yang menakjubkan tercipta. Para kreator berlomba menciptakan iklan kreatif. Tidak tanggung-tanggung dalam mengemas iklan yang mereka ciptakan, hal ini adalah upaya untuk membantu kegiatan promosi sang klien.

Beberapa advertising di Indonesia yang memiliki kemampuan super kreatif. Bahkan mampu mensiasati rintangan atau aturan yang ada. Seperti halnya iklan rokok yang tidak boleh menampilkan rokok nya. Pernah melihat iklan djarum black cappuccino versi mug?

Ada yang mengatakan bahwa itu gambar rokok, namun itulah kreatifitas sang kreator yang mampu mengubah gambaran tersebut hanyalah tumpukan mug cappuccino.

Kreatifitas ini pun kemudian dijadikan sebuah ajang penghargaan, lihatlah para pemenang & Finalis citra pariwara 2013 sungguh luar biasa.

Kreatif!



TIPS BELANJA ONLINE


online shopping
Jaman sekarang, masyarakat sudah semakin dimudahkan dengan adanya cara berbelanja online atau melalui internet yang juga telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. Sebanding dengan perkembangan industri online retail di Indonesia yang semakin meningkatkan layanannya demi para pelanggan.

Inilah 10 panduan aman melakukan jual-beli online:

1. Lakukan riset terhadap situs web tempat Anda berbelanja
Tips ini harus dilakukan kalau Anda berbelanja seperti pakaian online di situs web yang Anda sendiri kurang familiar. Periksa nomor telepon si penjual dan hubungi.

Kalau tidak meyakinkan, kunjungi mesin pencari Google atau Yahoo kemudian masukkan nama situs web itu. Carilah ulasan dari konsumen mereka. Kalau ada yang tidak beres, sudahlah, tinggalkan saja situs web itu.

2. Baca baik-baik kebijakan situs web terhadap data pribadi Anda
Jangan sampai di kebijakan itu ada poin yang menyebutkan kalau pengelola situs web boleh memberikan data pribadi ke pihak lain.

Baca juga kebijakan pengembalian barang. Karena barang yang dibeli tidak bisa dilihat secara fisik, harus ada garansi kalau barang yang dikirim cacat, Anda boleh mengirim barang cacat itu kembali dan tentu saja diganti dengan barang baru atau uang Anda kembali.

Periksa juga siapa yang membayar pengembalian barang itu.

3. Periksa paket barang dengan membaca deskripsi produk baik-baik.

Curigailah pada barang bermerek yang dijual dengan potongan harga yang sangat besar.

4. Jangan mudah tergoda barang murah

Jangan buru-buru jatuh cinta pada tawaran barang dengan harga murah yang datang dari e-mail, apalagi meminta ID dan password tanpa izin dari pemilik e-mail. Itu biasanya kerjaan spammer.

Tapi hati-hati, spammer bisa juga merayu. Ia mengirim e-mail yang seolah-olah datang dari perusahaan baik-baik. Sebaiknya, kunjungi situs web perusahaan baik-baik itu dan langsung belanja darisana. Jangan via e-mail atau jendela pop-up.

5. Cari tanda kalau situs web itu aman
Tanda itu biasanya berupa gambar gembok di baris status (status bar) browser. Sebelum memasukkan informasi pribadi, periksa tanda itu ada.

Ketika Anda diminta untuk memasukkan informasi pendaftaran nomor kartu kredit, lihat alamat situs web. Harusnya alamat situs web berubah dari http ke 'shttp' atau 'https'. Artinya informasi pembayaran itu dienkripsi, lebih amanlah pokoknya.

6. Amankan PC Anda
Minimal PC Anda harus punya antivirus. Lebih baik lagi kalau punya anti spyware dan firewall. Ingat, peranti lunak keamanan itu harus di-update secara teratur agar PC terlindung dari ancaman terbaru. Baiknya, atur saja proses update secara otomatis.

7. Pertimbangkanlah cara pembayaran
Pembayaran biasanya dilakukan dengan kartu kredit. Dengan kartu kredit, Anda punya bukti kuat kalau Anda sudah melakukan transaksi kalau barang tidak diantar atau tidak sesuai pesanan.

Tapi, karena banyaknya pencurian nomor kartu kredit, pembayaran dengan menggunakan sistem seperti PayPal, Transfer Kirim, atau COD boleh dipertimbangkan.

8. Periksa harga total.
Harga barang, plus ongkos bungkus, plus ongkos kirim, mudah-mudahan ada diskonnya. Bandingkan harga total dari suatu situs web dengan situs web lain.

9. Simpan bukti transaksi
Termasuk deskripsi produk dan harga, kuitansi digital, dan juga salinan e-mail antara Anda dengan penjual.

10. Matikan PC Anda setelah transaksi
Kalau PC dinyalakan terus, bisa saja sudah ada garong yang sudah menanamkan malware, mengambil alih kendali PC dan melakukan transaksi.

KONSUMEN ADALAH ASET PERUSAHAAN



Hubungan pelanggan dalam sebuah perusahaan merupakan aset yang harus dikelola secara strategis dan profesional. banyak perusahaan sekarang ini bersaing dalam hal ide dan membangun hubungan. hubungan pelanggan merupakan aset jangka panjang sebuah perusahaan.
pelanggan puas tidak hanya dari produk atau jasa perusahaan, tetapi juga oleh bagaimana mereka diperlakukan oleh perusahaan dan para karyawannya. Jadi hubungan berasal dari kepuasan pelanggan yang terus menerus.

Banyak sekali cara yang dapat digunakan untuk menjalin hubungan yang harmonis, sehingga akan tercipta mutualisme diantara kedua belah pihak.

Hubungan langsung
Pelanggan akan merasa dekat dan puas bila mereka selalu dipahami dan dimengerti semua kebutuhannya oleh perusahaan melalui karyawannya. Call Center merupakan salah satu media yang paling efektif untuk membuat baik hubungan dengan pelanggan. Pelanggan bisa menghubungi layanan ini untuk kebutuhannya dan menyampaikan kritik dan saran atau kekecewaan yang mereka terima.

Merek sebuah Produk
Hubungan pelanggan dapat dibangun melalui merek sebuah produk. merek yang kuat akan berpengaruh terhadap tingkat penjualan dan memperlancar komunikasi pemasaran, sehingga membuat pelanggan merasa dekat. Sebuah merek dapat menjadi magnet yang kuat. Menurut Ippho Santosa, seorang pakar marketing, sebuah merek hendaknya mudah diucap dan mudah ditulis (Speakable & Writable). Karena pihak yang paling sering melakukan komunikasi merek addalah pihak eksternal, sehingga merek tersebut mudah melekat dihati pelanggan, ini dapat mempertahankan hubungan emosional perusahaan dengan pelanggan.

Promosi, Iklan
Kegiatan ini dapat mempercepat hubungan dengan pelanggan. Dengan promosi diharapkan pelanggan dapat mengenal lebih dekat mengenai suatu produk. Selain itu perusahaan juga memberikan sponsor berbagai kegiatan agar perusahaan selalu ingin melakukan hubungan yang langgeng dengan  semua pelanggan.

Internet
Internet dapat menciptakan kepuasan pelanggan, beberapa pelanggan sangat senang bila dengan mudah mendapatkan informasi dengan mudah dan juga dapat melakukan transaksi pembelian suatu produk dari rumah. Tetapi internet mungkin menghilangkan, atau mempersulit interaksi dengan karyawan perusahaan dan berkurangnya perasaan pelanggan pada saat interaksi, namun kini beberapa perusahaan sudah tersedia fitur live chat atau video call pada saat online.


PROSEDUR PENGADUAN KE YLKI


 

 Untuk memudahkan pengaduan, maka akan dijelaskan bagaimana prosedur untuk dapat mengadu ke YLKI dan bagaimana proses serta mekanisme penanganannya.

Pertama, cara yang dapat dilakukan untuk mengadu adalah melalui telepon, surat atau dating lansung. Pengaduan melalui telepon dikategorikan menjadi dua yaitu

  1. hanya minta informasi atau saran (advice), maka telpon itu cukup dijawab secara lisan pula dan diberikan advice pada saat itu dan selesai
  2. Pengaduannya untuk ditindaklanjuti. Jika konsumen meminta pengaduannya ditindaklanjuti, maka si penelepon diharuskan mengirim surat pengaduan secara tertulis ke YLKI yang berisi :

  1. kronologis kejadian yang dialami sehingga merugikan konsumen
  2. wajib mencantumkan identitas dan alamat lengkap konsumen
  3. menyertakan barang bukti atau fotocopy dokumen pelengkap lainnya (kwitansi pembelian, kartu garansi, surat perjanjian, dll)
  4. Apakah konsumen sudah pernah melakukan komplain ke pelaku usaha. Jika belum pernah, maka konsumen dianjurkan untuk melakukan komplain secara tertulis ke pelaku usaha terlebih dahulu.
  5. Cantumkan tuntutan dari pengaduan konsumen tersebut





Kedua, setelah surat masuk ke YLKI, resepsionis meregister semua surat-surat yang masuk secara keseluruhannya (register I). Selanjutnya surat diberikan kepada Pengurus Harian setidaknya ada tiga yaitu (a) ditindaklanjuti/ tidak ditindaklanjuti (b) bukan sengketa konsumen (c) bukan skala prioritas. Surat di disposisikan ke Bidang Pengaduan Konsumen dilakukan register II Khusus sebagai data pengaduan.

Ketiga, setelah surat sampai ke personil yang menangani maka dilakukan seleksi administrasi disini berupa kelengkapan secara administrasi.



Proses Administrasi

Langkah selanjutnya dilakukan setelah proses administasi dan analisis substansi, yaitu korespondensi kepada pelaku usaha dan instansi terkait sehubungan dengan pengaduan konsumen.

Pada tahap pertama korespodensi dilakukan bisanya adalah meminta tanggapan dan penjelasan mengenai kebenaran dan pengaduan konsumen tersebut. Di sini YLKI memberikan kesempatan untuk mendengarkan kedua belah pihak yaitu versi konsumen dan versi pelaku usaha. Tidak jarang dengan korespodensi ini kasus dapat diterima masing-masing pihak dengan memberikan jawaban surat secara tertulis ke YLKI yang isinya permintaan maaf kepada konsumen dan sudah dilakukan penyelesaian langsung kepada konsumennya.

Namun demikian, tidak menutup kemungkinan dalam korespodensi ini masing-masing pihak tidak menjawab persoalan dan bersikukuh dengan pendapatnya. Dalam kondisi ini YLKI mengambil inisiatif dan pro aktif untuk menjadi mediator. YLKI membuat surat undangan untuk mediasi kepada para pihak yang sedang bersengketa untuk mencari solusi terbaik.



Proses Mediasi

YLKI memberi kesempatan kepada kedua belah pihak untuk menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya tanpa boleh dipotong oleh pihak lain sebelum pihak pertama selesai memberikan penjelasan. Setelah masing-masing menyampaikan masalahnya, maka YLKI memberikan waktu untuk klarifikasi dan koreksi tentang apa yang disampaikan oleh masing-masing pihak.

Setelah permasalahannya diketahui, maka masing-masing pihak berhak menyampaikan opsi atau tuntutan yang diinginkan, sekaligus melakukan negosiasi atas opsi atau tuntutan tersebut untuk mencapai kesepakatan. Apabila telah dicapai kesepakatan, maka isi kesepakatan itu dituangkan dalam Berita Acara Kesepakatan. Tahap akhir dari proses mediasi adalah mengimplementasikan hasil kesepakatan.

Dalam melakukan penyelesaian kasus secara mediasi, ada dua kemungkinan yang bisa terjadi yaitu :

  1. terjadinya kesepakatan berarti selesai
  2. tidak terjadi kesepakatan alias deadlock, artinya kasus selesai dalam tingkatan litigasi.

Dari pengalaman yang selama ini ditemui bidang pengaduan, mayoritas kasus dapat diselesaikan dengan tercapainya kesepakatan damai. Walau memang ada satu dua yang mengalami deadlock. Namun proses mediasi lebih efektif dan memudahkan untuk segera terselesaikan kasus yang ada.

Sumber : disini

LANGKAH PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN

 

Penanganan Sengketa Konsumen
Sengketa konsumen dapat ditangani melalui dua cara, yaitu:
  1. Dilaksanakan melalui pengadilan
  2. Dilaksanakan melalui aternatif penanganan sengketa konsumen di luar pengadilan:
  • Antar para pihak
  • Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK)
Bagaimana cara pengaduan ke BPSK dilakukan?
  1. Membuat surat permohonan kepada Ketua BPSK
  2. Mengisi formulir pengaduan di kantor BPSK (lihat alamat BPSK di Indonesia) yang berisi:
  • Nama, Alamat Pengadu dan Alamat yang diadukan
  • Keterangan waktu dan/atau tempat terjadinya transaksi
  • Kronologis kejadian
  • Bukti-bukti yang lengkap seperti: Faktur, Kwitansi, Bon dll
  • Foto copy KTP pengadu.
BPSK hanya menangani kasus perdata yang umumnya bersifat perdata, yang umunya bersifat ganti rugi langsung yang dialami oleh konsumen akibat kesalahan/kelalaian pelaku usaha. Penyelesaian sengketa di BPSK dilakukan dengan cara: konsiliasi, mediasi dan arbitrase.
  • Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM)
  • Pelayanan Informasi Konsumen pada Direktorat Pemberdayaan Konsumen, Kementerian Perdagangan
  • Dinas yang membidangi perdagangan pada Kabupaten/Kota

    "Lebih baik mencegah daripada mengobati." Untuk itu, ayo menjadi konsumen cerdas sebelum membeli!
      

RAHASIA MELAYANI PELANGGAN KECEWA

 

Mengapa pelanggan kecewa?
Pertanyaan ini bisa anda jawab, bila anda sendiri sebagai pelanggan dikala kecewa terhadap suatu pelayanan. Pelanggan ingin dilayani seperti raja. Oleh karena itu, salah satu cara untik dapat mengatasi kekecewaan mereka adalah dengan mencari tahu penyebabnya.

Beberapa pelanggan kecewa :
-  Tidak sesuai dengan apa yang diharapkan
-  Sudah kecewa pada seseorang atau sesuatu yang lain
-  Merasa tidak diperhatikan dan tidak didengarkan
-  Mendapatkan informasi yang tidak jelas dari perusahaan
-  Mendapatkan tanggapan yang menyakitkan
-  Merasa diperlakukan kasar, tidak dihargai
-  Janji yang tidak ditepati
-  Produk yang tidak sesuai dengan biaya yang dikeluarkan

Melayani pelanggan kecewa bukan hal yang mudah. Tidak ada paduan baku yang bisa digunakan setiap orang. Tetapi ada pada keterampilan dan trik yang bisa dipelajari, dengan sikap positif dan latihan.

Melayani pelanggan yang kecewa memang seringkali tidak menyenangkan, namun suka tidak suka, mau tidak mau anda harus tetap melakukan. Jika pelanggan terus kecewa akan mengganggu dan merusak suasana, sebaiknya perlu ada solusi untuk mengatasinya. 

Hasil survei menunjukkan bahwa pelanggan tidak lagi membeli produk dari sebuah perusahaan karena mereka diperlakukan kasar, kurang diperhatikan dan mendapat pelayanan yang buruk. Perusahaan akan rugi besar jika pelanggan memutuskan untuk tidak menggunakan produknya lagi dan tidak kembali berhubungan lagi.

Sekarang perusahaan sudah menyadari betapa pentingnya pelayanan terhadap konsumen. Bahkan keluhan pelanggan merupakan sumber informasi yang berharga untuk evaluasi peningkatan kinerja perusahaan, baik di bidang SDM nya maupun produknya. Keluhan pelanggan membuka kesempatan bagi perusahaan untuk memperbaiki masalah dengan segera. Dengan demikian, bisa membangun ide-ide inovasi produk, pemasaran, meningkatkan pelayanan dan mengembangkan bentuk promosi dan informasi mengenai suatu produk.

Menangani keluahan dengan hati-hati bisa menekan biaya yang dikeluarkan. Informasi negatif yang disampaikan kepada umum berarti akan membuat keuntungan perusahaan hilang. Karena itu pengelolaan dalam menangani keluhan pelanggan harus menjadi perhatian yang sangat penting.

PENDORONG KEPUASAN KONSUMEN

 


Mengapa konsumen maunya puas? Padahal sifat manusia selalu merasa kurang terus, tidak puas terus. Tetapi dalam pelayanan, pasti ada faktor pendorongnya. Menurut James G Barnes, profesor marketing, ada beberapa faktor yang bisa mendorong kepuasan pelanggan. Faktor-faktor tersebut dapat dilihat pada lima level.

Level 1 : Produk atau Jasa Inti
Produk adalah salah satu pendorong kepuasan. Bagaimana sebuah produk itu diminati, disukai oleh pelanggan. Seperti jadwal penerbangan, kereta api, bis kota, buku-buku yang dijual ditoko buku, makanan yang disajikan restoran, peralatan rumah tangga yang tersedia ditoko, atau produk-produk tabungan di bank. Ini hal yang paling mendasar yang ditawarkan kepada pelanggan sekaligus hal yang sulit bagi perusahaan untuk membuatnya lain dari yang lain. Tak heran jika pelanggan seringkali sedikit memperhatikan produk inti tersebut, karena produknya mirip yang ditawarkan perusahaan lain, sehingga tidak ada nilai tambahnya.
Melihat pelanggan yang begitu kritis saat ini, maka sudah sewajarnya bila perusahaan dalam menghasilkan produknya memberikan nilai tambah, selain kualitasnya selalu ditingkatkan dan dipertahankan.

Level 2 : Sistem dan Pelayanan Pendukung
Merupakan layanan pendukung yang bisa meningkatkan kelengkapan dari layanan atau  produk inti. Intinya pelanggan menjadi mudah untuk memperoleh produk anda. Seperti sistem pembayaran dan pengantaran, kemudahan memperoleh produk, jam pelayanan, profesionalisme karyawan, komunikasi, pendukung teknis dan perbaikan, atau layanan bantuan melalui telepon, email, serta program-program lain yang mendukung produk inti.

Level 3 : Performa Teknis
Level ini intinya berkaitan dengan apakah perusahaan menetapkan produk inti dan layanan pendukungnya dengan benar. Penekanannya adalah perusahaan menampilkan produk kepada pelanggan sesuai yang dijanjikan. Apakah kita mengantar barang sesuai dengan janji kita? Apakah pesawat berangkat sesuai jadwal, apakah kamar hotel dalam keadaan siap dan bersih ketika tamu datang? Apakah sebuah restoran buka tepat waktu dan makanan sudah siap semua?

Level 4 : Elemen interaksi dengan pelanggan
Pada level ini perusahaan bertemu langsung dengan pelanggan. Interaksi penyedia jasa dengan pelanggan melalui tatap muka langsung. Apakah kita membuat pelanggan mudah berbisnis dengan kita? Apakah kita memperlakukan pelanggan dengan sopan? Apakah kita bertindak seolah-olah mereka penting bagi kita?

Level 5 : Elemen emosional
Seperti yang sudah saya kemukakan bahwa hubungan emosional sangat berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Perusahaan harus berfikir untuk  mempertimbangkan pesan halus yang mereka sampaikan kepada pelanggan, pesan yang mungkin pelanggan merasakan emosi positif. Intinya adalah bagaimana kita menumbuhkan perasaan positif dalam diri pelanggan. Pelanggan merasa puas terkait banyak aspek interaksi mereka dengan penyedia jasa dan karyawannya. Tetapi bisa hilang karena beberapa komentar dari staf atau karena ada kesalahan kecil yang dilakukan oleh staf. Kedekatan emosional kepada pelanggan memicu kepuasan pelanggan.